TUGAS MATERIAL
TEKNIK
Tentang : Pengertian Material
Oleh :
Nama : Aisyah Annisya
Nim : 1801052
Program Studi : Teknik Industri
Mata kuliah : Material Teknik
TEKNIK INDUSTRI
SEKOLAH
TINGGI TEKNOLOGI PELALAWAN
KABUPATEN
PELALAWAN
T.A 2018/2019
Pengertian
Material
Material adalah zat dasar
penyusun suatu benda yang digunakan dalam bidang teknik, seperti industri manufaktur,
perancangan, simulasi dan rekayasa. Dengan mengetahui hubungan antara struktur,
sifat, pemrosesan dan kinerja material kemudian mengeksploitasi hubungan
tersebut sehingga diperoleh suatu produk yang memiliki sifat dan karakteristik
yang sesuai kebutuhan. oleh karena itu, perlunya mengetahui dan memilih
material yang tepat dan mampu diaplikasikan pada suatu produk.
Struktur dari sebuah material
umumnya berhubungan dengan susunan dari komponen-komponen dalam suatu material.
Struktur material dalam skala atom terdiri atas atom, elektron dan molekul yang
disebut dengan struktur nano (nano structure). Dalam skala yang lebih besar,
struktur material terdiri atas gabungan kelompok-kelompok atom yang disebut
dengan struktur mikroskpik (microscopic structure). Gabungan dari struktur
mikroskopik dalam skala yang lebih besar dan dapat diamati tanpa alat bantu,
struktur ini disebut sebagai struktur makroskopik (macroscopic structures).
Secara konvensional, matterial dapat dibedakan menjadi tiga jenis material yaitu, Logam, Polimer dan Keramik. Pengelompokan dan pengklasifikasian ini didasarkan pada susunan atom dan sifat kimiawi. selain ketiga jenis material tersebut, terdapat juga jenis material seperti Komposit, Semikonduktor, dan Biomaterial.
1. Logam
Material logam tersusun dari
atom-atom logam yang merupakan unsur terbanyak dalam tabel periodik. Atom-atom
logam saling berikatan dalam bentuk ikatan logam, dimana elektron valensinya
bebas bergerak sehingga material ini memiliki konduktivitas listrik dan
konduktivitas termal yang cukup baik, serta tidak tembus cahaya. logam memiliki
kekuatan yang cukup tinggi, namun cukup ulet (dapat dideformasi/diubah bentuk).
Contoh material logam adalah : Besi, Baja, Aluminium, Tembaga, Emas, Perak dan
lain lain.
2. Polimer
Material yang termasuk kedalam
klasifikasi polimer yaitu karet dan plastik. Umumnya, polimer merupakan senyawa
organik dengan unsur dasar berupa karbon, oksigen, dan hidrogen. Unsur-unsur
tersebut tersusun dalam bentuk rantai sehingga memiliki ukuran molekul yang
besar. Atom-atom dalam suatu rantai polimer saling berikatan secara kovalen,
sementara ikatan antar rantai adalah ikatan van der waals. polimer umumnya
ringan (memiliki massa jenis yang rendah) dan sangat fleksibel dan mudah
dibentuk.
3. Keramik
Keramik merupakan senyawa antar
unsur logam dan nonlogam, yang memiliki ikatan kovalen atau ionik. Umumnya,
senyawa material keramik berada dalam bentuk senyawa oksida, nitrida, karbida.
Beberapa material yang termasuk kedalam klasifikasi keramik yaitu gelas/kaca,
semen, dan keramik yang terbuat dari lempung. Material keramik umumnya isolator
panas dan listrik, tahan terhadap suhu tinggi, keras namun getas.
4.
Komposit
Material komposit merupakan
gabungan lebih dari satu macam material. contoh yang paling umum adalah
fiberglass, yang terdiri dari serat gelas (keramik) sebagai penguat yang
dipadukan dnegan material polimer. Komposit didesain untuk memproleh efek
sinergis dari sifat-sifat material penyusunnya. Pada fiberglass, misalnya
material didesain agar memiliki kekuatan yang cukup tinggi (kontribusi dari
material gelas), tetapi dimiliki fleksibilitas yang cukup baik (kontribusi dari
material polimer).
5. Semikonduktor
Semikonduktor memiliki sifat
penghantar listrik diantara konduktor dan isolator. Selain itu, sifat
penghantar listriknya sangat sensitif terhadap kehadiran atom pengotor, walau
hadir dalam jumlah kecil sekalipun. Kehadiran atom pengotor ini harus dikontrol
dalam daerah yang sangat kecil. Material semikonduktor memberikan terobosan
yang besar pada rangkaian terintegrasi (integrated circuit/IC), yang
menghadirkan perubahan revolusioner pada berbagai perangkat elektronik dan
komputer. Sebagai contoh, saat ini ukuran dan dimensi telepon seluler semakin
ramping dengan kapabilitas yang semakin canggih.
6. Biomaterial
Biomaterial mencakup material yang dicangkokan atau ditanamkan (implant)
kedalam tubuh manusia atau hewan yang berfungsi sebagai pengganti anggota yang
rusak atau tidak berfungsi. Material ini tidak boleh mengandung zat berbahaya
dan beracun ketika bereaksi dengan tubuh manusia dan harus kopatibel dengan
jaringan sel. Dengan kata lain, reaksi biologis yang buruk tidak boleh terjadi
pada penggunaan biomaterial. Baja tahan karat yang dilapisi dengan titanium
merupkan salah satu contoh biomaterial yag dimanfaatkan sebagai bahan pengganti
tulang buatan.

Komentar
Posting Komentar