TUGAS MATERIAL TEKNIK
Tentang : Ketidaksempurnaan Pada Material




                    Oleh
                    Nama                           : Aisyah Annisya
                    Nim                             : 1801052
                    Program Studi             : Teknik Industri
                    Mata kuliah                 : Material Teknik
                    Dosen                          : Abdul Khair Junaidi S.T., M.Sc


TEKNIK INDUSTRI
SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI PELALAWAN
KABUPATEN PELALAWAN
T.A 2018/2019



1.1            PENDAHULUAN

Material adalah semua unsur atau zat yang berbentuk padat, cair, atau gas yang banyak digunakan untuk kebutuhan dalam dunia teknik industri. Dengan mengetahui hubungan antara struktur, sifat, pemrosesan dan kinerja material kemudian mengeksploitasi hubungan tersebut sehingga diperoleh suatu produk yang memiliki sifat dan karakteristik yang sesuai kebutuhan. oleh karena itu, perlunya mengetahui dan memilih material yang tepat dan mampu diaplikasikan pada suatu produk.
Dalam dunia teknik, kita sering memakai bahan bahan material untuk membuat suatu komponen mesin. Tetapi apakah terfikirkan bahwa dalam pembuatan suatu komponen yang baik memerlukan suatu ketepatan dalam pemilihan bahan material. Di teknik mesin ada beberapa cara untuk memilih material tersebut. Salah satunya dengan menganalisa cacat pada material tersebut. Dalam teknik mesin terdapat beberapa jenis cacat Kristal pada susunan atom dalam Kristal. Kita perlu ketahui bahwa kehadiran cacat Kristal yang sedikit memiliki pengaruh yang sangat besar dalam menentukan sifat suatu bahan dan pengaturan cacat sangat penting dalam pemrosesan bahan.
Cacat pada material merupakan ketidaksempurnaan pada material.



1.2            PEMBAHASAN



1.      Cacat titik
Cacat titik adalah cacat berupa titik pada material. Cacat titik terbagi atas :
ü  Vacancy (kekosongan), yaitu cacat yang terjadi akibat adanya kekosongan atom dalam susunan atom.

ü  Subtitusi/pergantian, yaitu cacat yang terjadi akibat adanya pergantian atom pada susunan atom.

ü  Intertisi adalah cacat yang terjadi akibat adanya atom lain yang menyusup dalam susunan atom. Intertisi terbagi atas:
a.       Self Intertisi, yaitu cacat akibat adanya atom yang menyisip pada susunan atom yang berasal dari atom itu sendiri.
b.       Impurity, yaitu adanya atom asing yang menyusup pada susunan atom yang bersifat mengganggu.
2.       Cacat Garis/Dislokasi
 Cacat garis adalah ketidaksempurnaan pada material akibat kekosongan pada sebaris atom. Dislokasi terbagi atas dislokasi sisi dan dislokasi ulir.
·         Dislokasi sisi, adalah cacat garis yang arah pergerakan atomnya tegak lurus terhadap garis dislokasi. (Dislocation line)
·         Dislokasi Ulir, yaitu cacat garis yang arah pergerakan atomnya sejajar terhadap arah garis dislokasi (Dislocation line).





3.      Cacat Bidang
Cacat bidang yaitu ketidak sempurnaan material pada sebidang struktur atom. Contohnya:
  • Batas butir
Semakin kecil ukuran butir berarti semakin banyak jumlah butir. Jumlah butir yang semakin banyak berarti area batas butir semakin luas sehingga semakin banyak terjadi mekanisme pile up atau penumpukan dilokasi pada batas butir akibatnya material menjadi semakin keras.

  • Twinning

4.      Cacat Ruang

Cacat ruang adalah ketidaksempurnaan kristal pada seruang atom yaitu timbulnya rongga antara batas butir karena orientasi butir dan dapat dilihat secara langsung.
Contohnya :
·         Rongga
·         Retak
·         Porositas

Porositas adalah ukuran dari ruang kosong di antara material, dan merupakan fraksi dari volume ruang kosong terhadap total volume, yang bernilai antara 0 dan 1, atau sebagai persentase antara 0-100%. Istilah ini digunakan di berbagai kajian ilmu seperti geologi, geofisika, farmasi, teknik manufaktur, ilmu tanah, metalurgi, dan sebagainya.
Porositas bergantung pada jenis bahan, ukuran bahan, distribusi pori, sementasi, riwayat diagenetik, dan komposisinya. Porositas bebatuan umumnya berkurang dengan bertambahnya usia dan kedalaman. Namun hal yang berlawanan dapat terjadi yang biasanya dikarenakan riwayat temperatur bebatuan.








1.3            KESIMPULAN

Cacat pada material merupakan ketidaksempurnaan pada material. Cacat pada material terbagi atas :
1.      Cacat titik
2.      Cacat Garis/Dislokasi
3.      Cacat Bidang
4.      Cacat Ruang







Komentar

Postingan populer dari blog ini